. Ndi …

They may forget Ur Good deeds, Just do Good…

Orang Biasa

leave a comment »

Orang biasa adalah kita. Pagi-pagi berangkat kerja tepat pada waktunya dan pulang kerja sore hari pada waktunya pula. Habis bulan terima gaji dan sibuk menghitung keperluan rumah tangga buat sebulan berikutnya. Hidup dihitung tiap bulan. Tetapi, tak kurang pula yang hidup dihitung tiap hari, penghasilan hari ini dipersiapkan untuk hidup hari berikutnya. Banyak pula yang benar-benar hidup hanya untuk hari ini.

Makin tinggi dan makin lama kedudukan orang tidak biasa, makin jauh ia dari dunia orang biasa.
Orang demikian itu sudah lupa bahwa sebenarnya ia dapat mengenakan pakaiannya sendiri. Bisa nyetir sendiri. Bahwa toko dibuka untuk dikunjungi, dan bukan ditelepon. Bahwa nonton bola itu ternyata harus antri beli karcis. Bahkan tukang mie bakso itu masih mendorong keretanya mengelilingi kompleks perumahan. Bahwa gaji itu harus ditunggu buka loketnya tiap tanggal satu. Dan bukan berbulan-bulan lupa mengambil gaji.

Orang biasa adalah orang yang tenang hidupnya, dari lahir sampai saat kematiannya.
Orang biasa adalah orang yang bebas merdeka. Orang biasa kecil resiko hidupnya. Orang biasa cuma dikenal tetangganya. Orang biasa adalah dekor sejarah. Orang biasa bukan orang jahat, tetapi juga bukan orang suci.
Hidupnya sekedar dijalani semampu mungkin agar ia dapat tetap bertahan hidup?

Lantas apa tugas hidup di dunia?

Written by ndi

June 7, 2008 at 7:39 pm

Posted in What's On

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: